
Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan
oleh PT Dalfindo Pustaka Digital
4,8
- Keamanan
- 100% Safe
- Kategori
- Gaya Hidup
- Rating
- 4,8
- Harga
- Free
- Unduh
- 5.00M
Aplikasi ini aman, tepercaya, gratis untuk dipasang, dan menawarkan unduhan cepat tanpa risiko atau malware.
Tangkapan Layar






Analisis oleh Getfullapps
Saya mencoba Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan sebagai aplikasi gaya hidup untuk kebutuhan ibadah harian, dan kesan pertama saya cukup jelas: aplikasi ini paling berguna ketika dipakai sebagai alat bantu rutin, bukan sekadar dibuka sesekali untuk melihat satu informasi. Fokusnya ada pada waktu sholat, arah kiblat, dan pengingat adzan, sehingga nilainya terasa saat saya menjadikannya bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Aplikasi dari PT Dalfindo Pustaka Digital ini tersedia gratis dan ditujukan untuk pengguna umum dengan rating usia 3+. Di Google Play, aplikasinya memiliki rata-rata 4,8 dari sekitar 319 ribu penilaian, dengan lebih dari 5 juta pemasangan. Angka tersebut menunjukkan bahwa banyak orang merasa kebutuhan dasarnya terpenuhi, walaupun pengalaman setiap pengguna tetap bisa berbeda karena ketepatan jadwal dan notifikasi sangat bergantung pada kondisi perangkat serta lokasi.
Biaya awal dan nilai yang benar-benar didapat
Untuk mulai menggunakan aplikasi, saya tidak perlu membayar biaya pemasangan: aplikasi ini gratis. Ada pembelian dalam aplikasi dengan biaya sekitar Rp30.000 per item, jadi saya akan memeriksa keterangan setiap item sebelum memutuskan membeli. Harga tersebut tidak otomatis berarti semua fungsi dasar berbayar; yang penting, jangan melakukan pembelian sebelum tahu persis apa yang ditawarkan pada layar pembelian.
Nilai praktisnya berasal dari mengumpulkan tiga kebutuhan harian—jadwal, arah kiblat, dan pengingat—dalam satu aplikasi. Dibandingkan mencari jadwal lewat peramban setiap kali membutuhkan informasi, alur seperti ini mengurangi langkah dan memudahkan saya kembali memeriksa waktu sepanjang hari. Namun, manfaat itu paling terasa bila lokasi dan pengaturan ponsel sudah beres.
Bagian yang Sering Membuat Pengguna Berhenti
Masalah paling umum pada aplikasi jadwal sholat biasanya bukan pada tampilan utama, melainkan pada tahap awal penggunaan. Pengguna ingin langsung melihat waktu sholat, tetapi hasil yang tampil bisa terasa kurang sesuai apabila lokasi belum tepat, pengaturan waktu perangkat berubah, atau aplikasi belum mendapatkan kondisi yang dibutuhkan untuk mengirim pemberitahuan.
Saya menyarankan agar Anda tidak langsung menyimpulkan aplikasinya bermasalah ketika jadwal terlihat berbeda dari masjid sekitar. Jadwal sholat dapat mengikuti perhitungan dan lokasi tertentu, sementara masjid setempat mungkin memakai metode, pembulatan, atau penyesuaian sendiri. Selisih kecil tidak otomatis berarti aplikasi gagal, tetapi selisih yang terasa besar layak diperiksa dari sisi lokasi dan waktu perangkat terlebih dahulu.
Hal lain yang sering membingungkan adalah arah kiblat. Kompas ponsel tidak selalu langsung akurat, terutama ketika digunakan di dalam ruangan atau dekat benda yang mengandung magnet. Jika penunjuk arah terlihat berputar atau tidak stabil, saya biasanya memindahkan ponsel ke tempat yang lebih terbuka lalu menggerakkannya perlahan dalam pola angka delapan. Ini bukan fitur khusus aplikasi, melainkan langkah praktis untuk membantu sensor ponsel membaca arah dengan lebih baik.
Artikel Berikutnya untuk Dijelajahi

Hill Climb Racing: Menjaga Keseimbangan di Ambang Terbalik

X (Sebelumnya Twitter): Kabar Terbentuk Langsung di Linimasa

Amazon Shopping Paling Berguna Saat Anda Tahu yang Dicari

Di 8 Ball Pool, Komunitas Terbentuk dari Tantangan dan Persaingan

Uber Mengatur Cara Kota Bergerak

Facebook Makin Menyatu dengan Ponsel, tetapi Tetap Menuntut Perhatian
Pengingat adzan juga perlu dipahami sebagai fungsi yang bergantung pada sistem ponsel. Ketika mode hemat baterai terlalu agresif, suara dimatikan, atau notifikasi aplikasi dibatasi, pengingat bisa terlambat atau tidak terdengar. Karena itu, pengalaman terbaik tidak hanya ditentukan oleh aplikasi, tetapi juga oleh cara ponsel mengelola aplikasi yang berjalan di latar belakang.
Memeriksa lokasi sebelum mempercayai jadwal
Sebelum memakai jadwal sebagai acuan utama, saya akan memastikan bahwa kota atau lokasi yang digunakan memang sesuai dengan tempat saya berada. Ini penting bagi pengguna yang sering berpindah antara rumah, kantor, kampus, atau daerah lain. Jadwal yang benar untuk satu wilayah belum tentu cocok ketika ponsel dibawa ke wilayah berbeda.
Jika Anda bepergian, jangan hanya mengandalkan jadwal yang sudah terlihat dari penggunaan sebelumnya. Buka aplikasi setelah tiba, periksa apakah lokasi yang digunakan masih relevan, lalu bandingkan waktu yang ditampilkan dengan jadwal masjid setempat. Kebiasaan sederhana ini membantu menghindari kesalahan ketika berpindah kota, khususnya jika aplikasi tidak langsung menyesuaikan lokasi seperti yang Anda harapkan.
Saya juga tidak menyarankan mengubah waktu ponsel secara manual hanya untuk menyesuaikan tampilan jadwal. Cara tersebut dapat menimbulkan masalah lain pada alarm, kalender, pesan, dan aplikasi perbankan. Lebih aman memastikan tanggal, zona waktu, dan waktu otomatis perangkat sudah benar sebelum menilai hasil yang diberikan aplikasi.
Checklist singkat sebelum memakai pengingat
Untuk penggunaan harian, saya akan memeriksa beberapa hal secara berurutan. Pertama, pastikan tanggal serta waktu ponsel benar. Kedua, cek lokasi yang dipakai. Ketiga, lihat apakah suara ponsel sedang aktif dan volumenya cukup. Keempat, periksa apakah notifikasi aplikasi tidak sedang dibatasi oleh sistem.
- Gunakan aplikasi di lokasi yang sesuai dengan tempat Anda berada.
- Pastikan mode senyap atau jangan ganggu tidak sedang menahan suara pengingat.
- Periksa kembali pengaturan baterai jika pemberitahuan sering terlambat.
- Uji arah kiblat di tempat yang jauh dari gangguan magnet.
Langkah-langkah ini memang terdengar sederhana, tetapi justru di sinilah banyak pengalaman buruk bermula. Pengguna sering menguji aplikasi ketika suara dimatikan, lokasi tidak sesuai, atau ponsel sedang membatasi aktivitas latar belakang. Setelah kondisi dasar diperbaiki, penilaian terhadap aplikasi menjadi lebih adil.
Menyiapkan Penggunaan yang Lebih Lancar
Versi yang saya ulas adalah 1.19.0 dan aplikasi ini membutuhkan Android 7.0 atau yang lebih baru. Artinya, pengguna perangkat Android lama perlu memeriksa kompatibilitas sebelum berharap dapat memasangnya. Untuk perangkat yang memenuhi syarat, saya tetap menyarankan memperbarui aplikasi melalui toko resmi agar menggunakan versi yang tersedia paling baru di perangkat tersebut.
Saya akan memulai dengan membuka aplikasi ketika koneksi dan lokasi perangkat berada dalam kondisi normal. Setelah itu, saya membaca jadwal yang tampil untuk hari tersebut dan tidak langsung menutup aplikasi sebelum memahami bagaimana informasi disusun. Tujuannya bukan sekadar melihat satu waktu, melainkan memastikan saya tahu bagian mana yang harus dibuka ketika ingin memeriksa jadwal berikutnya, arah kiblat, atau pengingat adzan.
Pengguna baru sebaiknya tidak menganggap tampilan pertama sebagai hasil akhir. Luangkan waktu untuk melihat apakah aplikasi sudah menampilkan lokasi yang benar dan apakah notifikasi yang diinginkan sudah aktif. Jika ada pilihan terkait pembelian dalam aplikasi, perlu diketahui bahwa tercantum biaya sekitar Rp30.000 per item. Saya menyarankan membaca keterangan setiap item terlebih dahulu dan hanya memilihnya jika benar-benar memahami manfaatnya bagi penggunaan Anda.
Karena aplikasi ini gratis untuk dipasang, saya melihatnya sebagai pilihan yang mudah dicoba tanpa komitmen awal. Namun, gratis tidak berarti semua orang akan mendapatkan pengalaman yang sama. Pengguna yang sangat bergantung pada pengingat suara harus menguji fungsi tersebut dalam rutinitas nyata, bukan hanya mengandalkan tampilan jadwal di layar.
Skenario pagi yang realistis
Bayangkan saya bangun sebelum subuh, lalu ingin memastikan waktu sholat tanpa mencari jadwal di situs lain. Saya membuka aplikasi, memeriksa lokasi dan waktu yang ditampilkan, kemudian memastikan suara ponsel tidak sedang dibisukan. Jika pengingat tidak terdengar, saya tidak langsung menghapus aplikasi. Saya akan memeriksa pengaturan notifikasi, mode jangan ganggu, serta pembatasan baterai terlebih dahulu.
Setelah sholat, fitur arah kiblat bisa digunakan untuk memeriksa posisi ketika berada di kamar hotel atau rumah baru. Saya akan menaruh ponsel pada posisi yang stabil, menjauh dari benda logam atau perangkat elektronik yang dapat mengganggu kompas, lalu menunggu arah lebih konsisten. Cara ini lebih masuk akal daripada menggerakkan ponsel terus-menerus sambil berharap penunjuk langsung berhenti.
Pada siang hari, saya dapat kembali melihat jadwal berikutnya tanpa perlu membuka banyak sumber. Inilah alur yang menurut saya paling masuk akal: aplikasi menjadi pengingat praktis, sedangkan keputusan akhir tetap dibantu oleh pemahaman terhadap lokasi dan kondisi perangkat.
Memulihkan alur ketika jadwal atau adzan terasa tidak tepat
Jika jadwal tiba-tiba berbeda, saya akan memulai dari pemeriksaan paling dasar, bukan langsung memasang ulang aplikasi. Periksa tanggal, jam, zona waktu, dan lokasi. Setelah itu, tutup lalu buka kembali aplikasi untuk melihat apakah tampilan berubah. Langkah ini aman dan tidak mengubah data penting di ponsel.
Jika masalahnya hanya pengingat yang tidak muncul, periksa suara, notifikasi, mode jangan ganggu, dan penghematan baterai. Pada beberapa ponsel, sistem dapat menunda aktivitas aplikasi yang jarang dibuka. Membuka aplikasi secara berkala dan memeriksa pengaturan sistem biasanya lebih berguna daripada berkali-kali mengganti konfigurasi tanpa mengetahui penyebabnya.
Untuk arah kiblat yang tidak stabil, pindah lokasi adalah langkah pemulihan pertama. Jangan menguji kompas tepat di samping speaker besar, dudukan magnet, atau benda logam. Jika arah tetap membingungkan, bandingkan dengan arah kiblat yang biasa digunakan di masjid terdekat. Perbandingan semacam ini membantu membedakan masalah sensor dari masalah pemahaman penggunaan.
Saya juga menyarankan mencatat kapan masalah terjadi. Jika notifikasi hanya gagal ketika ponsel berada dalam mode hemat baterai, penyebabnya kemungkinan ada pada sistem perangkat. Jika jadwal berubah setelah berpindah kota, lokasi menjadi tersangka utama. Catatan kecil seperti ini membuat proses pemecahan masalah lebih cepat dan mencegah pengguna menyalahkan aplikasi tanpa dasar.
Ketika penyebabnya bukan aplikasi
Ada beberapa keadaan ketika aplikasi sebenarnya hanya menampilkan konsekuensi dari kondisi ponsel. Sensor kompas yang belum terkalibrasi, waktu perangkat yang keliru, sinyal lokasi yang tidak stabil, serta pembatasan notifikasi dapat membuat hasil terlihat tidak dapat dipercaya. Dalam situasi seperti ini, mengganti aplikasi belum tentu menyelesaikan persoalan.
Hal yang sama berlaku untuk perbedaan jadwal dengan sumber lain. Dua layanan dapat memakai metode perhitungan atau penyesuaian lokal yang berbeda. Jika Anda membutuhkan kepastian untuk komunitas atau masjid tertentu, jadwal resmi setempat mungkin lebih tepat dijadikan rujukan utama. Aplikasi ini lebih cocok sebagai alat bantu pribadi yang selalu tersedia di ponsel.
Pengguna yang tinggal di wilayah dengan kondisi lokasi sulit, sering berada di gedung tinggi, atau rutin bepergian lintas daerah perlu memberi perhatian lebih pada pemeriksaan lokasi. Sementara itu, pengguna yang membutuhkan integrasi mendalam dengan perangkat khusus, kalender ibadah, atau pengaturan lanjutan mungkin lebih cocok mencari aplikasi lain yang memang berfokus pada kebutuhan tersebut.
Memilih antara aplikasi, jadwal masjid, dan pencarian web
Untuk melihat waktu dengan cepat di tengah kesibukan, aplikasi lebih praktis daripada mengetik pencarian berulang kali. Jadwal masjid atau kalender cetak, sebaliknya, unggul ketika saya ingin mengikuti penetapan yang memang dipakai lingkungan setempat. Saya tidak melihat keduanya sebagai pilihan yang harus saling menggantikan: aplikasi membantu secara pribadi, sedangkan sumber lokal membantu saat ketepatan komunitas menjadi prioritas.
Perbandingan itu juga berlaku untuk arah kiblat. Ponsel mudah dibawa saat menginap atau pindah tempat, tetapi sensor kompasnya dapat dipengaruhi lingkungan. Penanda arah tetap di masjid atau alat kompas yang sudah biasa digunakan mungkin terasa lebih meyakinkan bagi orang yang menginginkan acuan fisik. Pilihan terbaik bergantung pada apakah Anda lebih menghargai kemudahan dibawa atau acuan yang tidak bergantung pada sensor ponsel.
Penilaian Saya Setelah Memakainya
Menurut saya, kekuatan utama aplikasi ini ada pada kesederhanaan tujuan. Ia menggabungkan jadwal sholat, arah kiblat, dan pengingat adzan dalam satu tempat, sehingga saya tidak perlu berpindah-pindah layanan untuk kebutuhan dasar. Bagi pengguna yang ingin membuka satu aplikasi lalu segera melihat informasi ibadah harian, pendekatan ini terasa praktis.
Namun, saya tidak akan menyebutnya sebagai solusi tanpa pemeriksaan. Ketepatan pengalaman sangat bergantung pada lokasi, waktu perangkat, sensor kompas, suara, dan pengaturan baterai. Pengguna yang mengharapkan notifikasi selalu berjalan tanpa menyentuh pengaturan ponsel mungkin akan kecewa. Aplikasi ini juga bukan pengganti jadwal resmi setempat ketika terdapat perbedaan metode atau kebiasaan penyesuaian.
Dibandingkan mencari jadwal melalui mesin pencari setiap hari, aplikasi ini lebih nyaman karena informasi berada di satu tempat dan dapat dipakai berulang. Dibandingkan memakai kalender masjid atau jadwal cetak, keunggulannya adalah lebih mudah dibawa dan dapat membantu ketika saya berada di lokasi baru. Sebaliknya, jadwal masjid tetap lebih relevan untuk keputusan berjamaah di lingkungan tertentu, sementara kompas fisik atau penanda arah tetap bisa lebih meyakinkan bagi orang yang tidak nyaman mengandalkan sensor ponsel.
Dengan lebih dari 46 ribu ulasan dan reputasi rata-rata yang tinggi, aplikasi ini jelas menarik untuk dicoba oleh pengguna yang mencari alat bantu ibadah sederhana. Saya menilai ia paling cocok untuk pelajar, pekerja, pelancong, atau keluarga yang ingin satu aplikasi praktis di perangkat Android yang kompatibel. Pengguna iOS perlu memperhatikan platform yang tersedia sebelum menjadikannya pilihan utama, karena pengalaman yang saya nilai di sini berfokus pada penggunaan Android.
Siapa yang paling mungkin merasa terbantu
Saya akan merekomendasikannya kepada orang yang sering membutuhkan jadwal di beberapa bagian hari, ingin memeriksa arah saat berada di lokasi baru, dan bersedia memastikan notifikasi bekerja di ponselnya. Bagi pekerja yang berpindah antara rumah dan kantor, misalnya, kebiasaan memeriksa lokasi sebelum mempercayai jadwal lebih berguna daripada membuka banyak sumber tanpa memastikan wilayahnya.
Sebaliknya, aplikasi ini mungkin bukan pilihan utama bagi orang yang hanya mengikuti jadwal resmi dari masjid tertentu, tidak ingin mengurus pengaturan notifikasi, atau membutuhkan alat kompas yang tidak bergantung pada sensor ponsel. Jika kebutuhan Anda terutama kalender komunitas dan pengumuman masjid, sumber lokal khusus lebih sesuai. Jika kebutuhan utamanya hanya satu waktu sholat sesekali, pencarian web atau jadwal cetak bisa terasa lebih sederhana.
Kesimpulan saya: aplikasi ini layak dipasang jika Anda membutuhkan jadwal sholat, arah kiblat, dan pengingat adzan dalam alur yang ringkas, tetapi hasil terbaik datang dari setup yang teliti. Pastikan lokasi dan waktu benar, uji pengingat dalam kondisi nyata, dan jangan panik ketika kompas atau notifikasi bermasalah sebelum memeriksa pengaturan ponsel. Jika Anda menerima batasan tersebut, Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan dapat menjadi pendamping harian yang masuk akal; jika Anda membutuhkan penyesuaian komunitas yang sangat khusus, sumber resmi setempat atau aplikasi yang lebih mendalam mungkin lebih tepat.
Kelebihan
- Jadwal sholat menyesuaikan lokasi pengguna secara otomatis.
- Tersedia pengingat adzan agar waktu ibadah tidak mudah terlewat.
- Fitur arah kiblat membantu saat berada di tempat baru.
- Tampilan sederhana sehingga mudah digunakan oleh berbagai kalangan.
- Dapat menjadi referensi waktu sholat saat bepergian.
Kekurangan
- Akurasi lokasi bergantung pada GPS dan koneksi perangkat.
- Notifikasi adzan bisa terlambat jika dibatasi penghemat baterai.
- Perhitungan waktu dapat berbeda dengan jadwal masjid setempat.
- Kompas kiblat kurang stabil di area dengan gangguan medan magnet.
- Beberapa fitur atau tampilan mungkin memerlukan akses internet.
FAQ untuk Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan
Apa itu aplikasi Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan?
Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan adalah aplikasi yang membantu umat Muslim mengetahui waktu salat harian berdasarkan lokasi pengguna. Selain menampilkan jadwal Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya, aplikasi ini biasanya menyediakan penunjuk arah kiblat serta pengingat atau suara azan. Fitur tersebut membuatnya praktis digunakan di rumah, kantor, perjalanan, maupun saat berada di tempat baru.
Apakah jadwal salat dalam aplikasi ini akurat?
Akurasi jadwal salat bergantung pada lokasi, metode perhitungan, zona waktu, serta pengaturan yang dipilih di dalam aplikasi. Setelah memasang aplikasi, pastikan izin lokasi aktif dan kota yang digunakan sudah benar. Perbedaan beberapa menit dengan jadwal masjid setempat masih mungkin terjadi karena setiap wilayah atau lembaga dapat memakai metode perhitungan yang berbeda.
Apakah aplikasi ini dapat menunjukkan arah kiblat dengan tepat?
Aplikasi dapat membantu menemukan arah kiblat menggunakan GPS, kompas, dan sensor gerak pada ponsel. Namun, hasilnya bisa terpengaruh oleh gangguan magnet, casing tertentu, atau sensor perangkat yang belum dikalibrasi. Untuk hasil lebih baik, gunakan aplikasi di area terbuka, kalibrasikan kompas sesuai petunjuk, dan bandingkan arah yang ditampilkan dengan penanda kiblat di masjid terdekat.
Apakah pengingat azan tetap berbunyi ketika ponsel dalam mode senyap?
Pengingat azan dipengaruhi oleh pengaturan suara, mode Jangan Ganggu, volume media, serta pembatasan baterai pada perangkat. Pada sebagian ponsel, notifikasi mungkin tidak berjalan jika aplikasi ditutup paksa atau aktivitas latar belakang dibatasi. Sebaiknya izinkan notifikasi, nonaktifkan penghematan baterai untuk aplikasi ini bila diperlukan, dan lakukan uji pengingat agar tidak melewatkan waktu salat.
Apakah Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan dapat digunakan tanpa koneksi internet?
Sebagian fungsi dasar kemungkinan tetap dapat digunakan tanpa internet, terutama jadwal salat yang sudah tersimpan dan kompas kiblat jika lokasi perangkat tersedia. Namun, pembaruan lokasi, sinkronisasi jadwal, informasi tambahan, atau pengunduhan data tertentu mungkin memerlukan koneksi. Sebelum bepergian ke area tanpa jaringan, buka aplikasi terlebih dahulu dan pastikan lokasi serta jadwal untuk hari yang diperlukan sudah tersedia.
Jadwal Sholat, Kiblat & Adzan
Situs ini menyediakan informasi independen tentang aplikasi pihak ketiga dan tidak berafiliasi dengan, atau dimiliki, dikembangkan, maupun didistribusikan oleh, pemilik atau pengembang aplikasi apa pun yang ditampilkan di sini. Nama aplikasi, logo, dan merek dagang adalah milik masing-masing pemiliknya. Detail developer disediakan sebagai referensi; silakan hubungi developer secara langsung melalui support@dalfindo.co.id, kunjungi https://www.dalfindo.co.id, atau baca https://www.dalfindo.co.id/privacy-policy mereka.













